Mengintip Proses Produksi Batik Printing di Desa Pilang Sragen

Desa Pilang yang termasuk ke dalam administrasi Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen, memanglah sudah terkenal sebagai kampungnya para pengrajin batik yang sudah meneakuni usaha batik lebih dari 50 tahun yang lalu. Batik yang paling banyak diproduksi oleh pengusaha batik di sini adalah batik printing yang diusahakan untuk melayani pemesan pemesan yang membutuhkannya untuk kebutuhan seragam batik baik untuk siswa sekolah maupun untuk batik pegawai kantoran.

Sesuai dengan namanya kain batik printing ini memang cara membuatnya adalah memanfaatkan alat cetak printing yang biasanya masih menggunakan alat screen sablon. Sebenarnya ada mesin printing textile yang super canggih dan hasilnya lebih bagus namun harganya yang selangit membuat pengusaha disini yang belum berniat membelinya. Alat screen sablon yang digunakan ada yang masih digesut manual pakai tangan karyawan dan ada pula usaha batik yang sudah memakai alat screen sablon yang semi mesin.

Langkah langkah pembuatan kain batik printing ini lebih sederhana dibandingkan dengan proses pembuatan batik tulis maupun batik cap. Kain mori yang masih didalam gulungan akan diurai ke lantai dan dilepaskan dari rolnya. Setelah itu kain mori bisa melewati proses pewarnaan untuk memberi warna dasar ataupun juga tidak. Jika memerlukan pewarnaan dasar, maka kain batik akan masuk mesin pewarna terlebih dahulu. Setelah kain terwarnai maka selanjutnya akan dijemur.

Kain berwarna yang telah kering atau yang masih putih bersih siap proses akan diletakkan melekat pada meja datar yang panjang. Meja tersebut adalah meja khusus sablon yang dilengkapi peletak bingkai screen serta rel untuk pergerakan alat pemanas. Setelah kain tertata rapi, maka selanjutnya adalah menempatkan screen sablon sesuai urutannya. Screen sablon akan diberi adonan bahan pewarna kental yang akan digesut menggunakan alat bernama rakel. Proses tersebut diulang ulang ke kain yang sebelahnya secara bergantian dan urut namun terlebih dahulu hasil printing akan dipanaskan menggunakan alat pemanas berupa kompor berjalan dengan tujuan agar cat pewarna benar benar kering.

Setelah semua motif batik di print satu satu, maka kain batik printing yang sudah jadi akan dijemur dan digulung kembali ke rol menjadi gulungan kain batik printing.

Untuk pembuatan cetakan motif batik di screen, sebuah usaha batik lebih cenderung membuatnya di usaha spesialis pembuatan screen sablon yang telah lama bekerja sama dengan semua pengrajin batik printing di desa pilang.

Chat Disini
Assalamualaikum
Mau Order Kain Batik Bisa Dibantu?